About

*/ /* Use this with templates/template-twocol.html */ body { background:$bgcolor; margin:0; color:$textcolor; font:x-small Georgia Serif; font-size/* */:/**/small; font-size: /**/small; text-align: center; background-color:#051f3a; background-image: url(http://i730.photobucket.com/albums/ww305/profilebrand/Layouts/16anime/1371_bg.jpg); background-attachment: scroll; background-position: bottom left; background-repeat: no-repeat; border-color:#a80014; border-width:0px; border-style: solid; } a:link { color:$linkcolor; text-decoration:none; } a:visited { color:$visitedlinkcolor; text-decoration:none; } a:hover { color:$titlecolor; text-decoration:underline; } a img { border-width:0; } /* Header ----------------------------------------------- */ #header-wrapper { width:660px; margin:0 auto 10px; border:1px solid $bordercolor; background-color:$boxcolor; } #header-inner { background-position: center; margin-left: auto; margin-right: auto; } #header { margin: 5px; border: 1px solid $bordercolor; text-align: center; color:$pagetitlecolor; background-color:$boxcolor; } #header h1 { margin:5px 5px 0; padding:15px 20px .25em; line-height:1.2em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; font: $pagetitlefont; } #header a { color:$pagetitlecolor; text-decoration:none; } #header a:hover { color:$pagetitlecolor; } #header .description { margin:0 5px 5px; padding:0 20px 15px; max-width:700px; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; line-height: 1.4em; font: $descriptionfont; color: $descriptioncolor; } #header img { margin-left: auto; margin-right: auto; } /* Outer-Wrapper ----------------------------------------------- */ #outer-wrapper { width: 660px; margin:0 auto; padding:10px; text-align:left; font: $bodyfont; } #main-wrapper { width: 410px; float: left; padding: 5px; border:1px solid $bordercolor; background-color:$boxcolor; word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */ overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */ } #sidebar-wrapper { width: 220px; float: right; padding: 5px; border:1px solid $bordercolor; background-color:$boxcolor; word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */ overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */ } /* Headings ----------------------------------------------- */ h2 { margin:1.5em 0 .75em; font:$headerfont; line-height: 1.4em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color:$sidebarcolor; } /* Posts ----------------------------------------------- */ h2.date-header { margin:1.5em 0 .5em; } .post { margin:.5em 0 1.5em; border-bottom:1px dotted $bordercolor; padding-bottom:1.5em; } .post h3 { margin:.25em 0 0; padding:0 0 4px; font-size:140%; font-weight:normal; line-height:1.4em; color:$titlecolor; } .post h3 a, .post h3 a:visited, .post h3 strong { display:block; text-decoration:none; color:$titlecolor; font-weight:normal; } .post h3 strong, .post h3 a:hover { color:$textcolor; } .post p { margin:0 0 .75em; line-height:1.6em; } .post-footer { margin: .75em 0; color:$sidebarcolor; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; font: $postfooterfont; line-height: 1.4em; } .comment-link { margin-left:.6em; } .post img { padding:4px; border:1px solid $bordercolor; } .post blockquote { margin:1em 20px; } .post blockquote p { margin:.75em 0; } /* Comments ----------------------------------------------- */ #comments h4 { margin:1em 0; font-weight: bold; line-height: 1.4em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color: $sidebarcolor; padding: 5px; border:1px solid $bordercolor; background-color:$boxcolor; } #comments-block { margin:1em 0 1.5em; line-height:1.6em; } #comments-block .comment-author { margin:.5em 0; } #comments-block .comment-body { margin:.25em 0 0; } #comments-block .comment-footer { margin:-.25em 0 2em; line-height: 1.4em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } #comments-block .comment-body p { margin:0 0 .75em; } .deleted-comment { font-style:italic; color:gray; } #blog-pager-newer-link { float: left; } #blog-pager-older-link { float: right; } #blog-pager { text-align: center; } .feed-links { clear: both; line-height: 2.5em; } /* Sidebar Content ----------------------------------------------- */ .sidebar { color: $sidebartextcolor; line-height: 1.5em; } .sidebar ul { list-style:none; margin:0 0 0; padding:0 0 0; } .sidebar li { margin:0; padding:0 0 .25em 15px; text-indent:-15px; line-height:1.5em; } .sidebar .widget, .main .widget { border-bottom:1px dotted $bordercolor; margin:0 0 1.5em; padding:0 0 1.5em; } .main .Blog { border-bottom-width: 0; } /* Profile ----------------------------------------------- */ .profile-img { float: left; margin: 0 5px 5px 0; padding: 4px; border: 1px solid $bordercolor; } .profile-data { margin:0; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; font: $postfooterfont; color: $sidebarcolor; font-weight: bold; line-height: 1.6em; } .profile-datablock { margin:.5em 0 .5em; } .profile-textblock { margin: 0.5em 0; line-height: 1.6em; } .profile-link { font: $postfooterfont; text-transform: uppercase; letter-spacing: .1em; } /* Footer ----------------------------------------------- */ #footer { width:660px; clear:both; margin:0 auto; padding-top:15px; line-height: 1.6em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; text-align: center; padding: 5px; border:1px solid $bordercolor; background-color:$boxcolor; } /** Page structure tweaks for layout editor wireframe */ body#layout #header { margin-left: 0px; margin-right: 0px; } .bloggerBar { background-color:#ff6600; color:#114477; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size:10px; text-align:left; font-weigth:bold; padding:2px 2px 2px 6px;} .bloggerBar a {color:#114477;} .logo {float:right;padding-right:9px;} ]]>

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, 12 March 2013

Kebudayaan Minangkabau


Sejarah

Berdasarkan historis, budaya Minangkabau berasal dari Luhak Nan Tigo, yang kemudian menyebar ke wilayah rantau di sisi barat, timur, utara dan selatan dari Luhak Nan Tigo.[2] Saat ini wilayah budaya Minangkabau meliputi Sumatera Barat, bagian barat Riau (Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hulu), pesisir barat Sumatera Utara (Natal, Sorkam, Sibolga, dan Barus), bagian barat Jambi(Kerinci, Bungo), bagian utara Bengkulu (Mukomuko), bagian barat daya Aceh (Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Kabupaten Aceh Tenggara), hingga Negeri Sembilan di Malaysia.
Budaya Minangkabau pada mulanya bercorakkan budaya animisme dan Hindu-Budha. Kemudian sejak kedatangan para reformis Islam dari Timur Tengah pada akhir abad ke-18, adat dan budaya Minangkabau yang tidak sesuai dengan hukum Islam dihapuskan. Para ulama yang dipelopori oleh Haji Piobang, Haji Miskin, dan Haji Sumanik, mendesak Kaum Adat untuk mengubah pandangan budaya Minang yang sebelumnya banyak berkiblat kepada budaya animisme dan Hindu-Budha, untuk berkiblat kepada syariat Islam. Budaya menyabung ayam, mengadu kerbau, berjudi, minum tuak, diharamkan dalam pesta-pesta adat masyarakat Minang.
Reformasi budaya di Minangkabau terjadi setelah Perang Padri yang berakhir pada tahun 1837. Hal ini ditandai dengan adanya perjanjian di Bukit Marapalam antara alim ulama, tokoh adat, dancadiak pandai (cerdik pandai). Mereka bersepakat untuk mendasarkan adat budaya Minang pada syariat Islam. Kesepakatan tersebut tertuang dalam adagium Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Syarak mangato adat mamakai. (Adat bersendikan kepada syariat, syariat bersendikan kepada Al-Quran). Sejak reformasi budaya dipertengahan abad ke-19, pola pendidikan dan pengembangan manusia di Minangkabau berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Sehingga sejak itu, setiap kampung atau jorong di Minangkabau memiliki masjid, selain surau yang ada di tiap-tiap lingkungan keluarga. Pemuda Minangkabau yang beranjak dewasa, diwajibkan untuk tidur di surau. Di surau, selain belajar mengaji, mereka juga ditempa latihan fisik berupa ilmu bela diripencak silat.

[sunting]Produk kebudayaan

[sunting]A. Kemasyarakatan dan filosofi

[sunting]Kepemimpinan


Acara Batagak Penghulu untuk mengukuhkan pemimpin kaum di Minangkabau
Masyarakat Minangkabau memiliki filosofi bahwa "pemimpin itu hanyalah ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah." Artinya seorang pemimpin haruslah dekat dengan masyarakat yang ia pimpin, dan seorang pemimpin harus siap untuk dikritik jika ia berbuat salah.[3] Dalam konsep seperti ini, Minangkabau tidak mengenal jenis pemimpin yang bersifat diktator dan totaliter. Selain itu konsep budaya Minangkabau yang terdiri dari republik-republik mini, dimana nagari-nagari sebagai sebuah wilayah otonom, memiliki kepala-kepala kaum yang merdeka. Mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama, serta dipandang sejajar di tengah-tengah masyarakat.
Dengan filosofi tersebut, maka Minangkabau banyak melahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah di berbagai bidang, baik itu politik, ekonomi, kebudayaan, dan keagamaan. Sepanjang abad ke-20, etnis Minangkabau merupakan salah satu kelompok masyarakat di Indonesia yang paling banyak melahirkan pemimpin dan tokoh pelopor.[4] Mereka antara lain : Tan Malaka, Mohammad Hatta, Yusof Ishak, Tuanku Abdul Rahman,Sutan Sjahrir, Agus Salim, Assaat, Hamka, Mohammad Natsir, Muhammad Yamin, Abdul Halim dan lain-lain.

[sunting]Pendidikan

Budaya Minangkabau mendorong masyarakatnya untuk mencintai pendidikan dan ilmu pengetahuan. Sehingga sejak kecil, para pemuda Minangkabau telah dituntut untuk mencari ilmu. Filosofi Minangkabau yang mengatakan bahwa "alam terkembang menjadi guru", merupakan suatu adagium yang mengajak masyarakat Minangkabau untuk selalu menuntut ilmu. Pada masa kedatangan Islam, pemuda-pemuda Minangkabau selain dituntut untuk mempelajari adat istiadat juga ditekankan untuk mempelajari ilmu agama. Hal ini mendorong setiap kaum keluarga, untuk mendirikan surau sebagai lembaga pendidikan para pemuda kampung.[5]
Setelah kedatangan imperium Belanda, masyarakat Minangkabau mulai dikenalkan dengan sekolah-sekolah umum yang mengajarkan ilmu sosial dan ilmu alam. Pada masa Hindia-Belanda, kaum Minangkabau merupakan salah satu kelompok masyarakat yang paling bersemangat dalam mengikuti pendidikan Barat. Oleh karenanya, di Sumatera Barat banyak didirikan sekolah-sekolah baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta.
Semangat pendidikan masyarakat Minangkabau tidak terbatas di kampung halaman saja. Untuk mengejar pendidikan tinggi, banyak diantara mereka yang pergi merantau. Selain ke negeriBelanda, Jawa juga merupakan tujuan mereka untuk bersekolah. Sekolah kedokteran STOVIA di Jakarta, merupakan salah satu tempat yang banyak melahirkan dokter-dokter Minang. Data yang sangat konservatif menyebutkan, pada periode 1900 – 1914, ada sekitar 18% lulusan STOVIA merupakan orang-orang Minang.[6]

[sunting]Kewirausahaan

Orang Minangkabau dikenal sebagai masyarakat yang memiliki etos kewirausahaan yang tinggi. Hal ini terbukti dengan banyaknya perusahaan serta bisnis yang dijalankan oleh pengusaha Minangkabau di seluruh Indonesia. Selain itu banyak pula bisnis orang-orang Minang yang dijalankan dari Malaysia dan Singapura. Wirausaha Minangkabau telah melakukan perdagangan di Sumatera dan Selat Malaka, sekurangnya sejak abad ke-7. Hingga abad ke-18, para pedagang Minangkabau hanya terbatas berdagang emas dan rempah-rempah. Meskipun ada pula yang menjual senjata ke Kerajaan Malaka, namun jumlahnya tidak terlalu besar.[7] Pada awal abad ke-18, banyak pengusaha-pengusaha Minangkabau yang sukses berdagang rempah-rempah. Di Selat Malaka, Nakhoda Bayan, Nakhoda Intan, dan Nakhoda Kecil, merupakan pedagang-pedagang lintas selat yang kaya. Kini jaringan perantauan Minangkabau dengan aneka jenis usahanya, merupakan salah satu bentuk kewirausahaan yang sukses di Nusantara. Mereka merupakan salah satu kelompok pengusaha yang memiliki jumlah aset cukup besar.[8]. Pada masa-masa selanjutnya budaya wirausaha Minangkabau juga melahirkan pengusaha-pengusaha besar diantaranya Hasyim Ning, Rukmini Zainal Abidin, Anwar Sutan Saidi, Abdul Latief, Fahmi Idris, danBasrizal Koto. Pada masa Orde Baru pengusaha-pengusaha dari Minangkabau mengalami situasi yang tidak menguntungkan karena tiadanya keberpihakan penguasa Orde Baru kepada pengusaha pribumi.

[sunting]Demokrasi

Produk budaya Minangkabau yang juga menonjol ialah sikap demokratis pada masyarakatnya. Sikap demokratis pada masyarakat Minang disebabkan karena sistem pemerintahan Minangkabau terdiri dari banyak nagari yang otonom, dimana pengambilan keputusan haruslah berdasarkan pada musyawarah mufakat. Hal ini terdapat dalam pernyataan adat yang mengatakan bahwa "bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat". Abdurrahman Wahid dan Nurcholish Madjid pernah mengafirmasi adanya demokrasi Minang dalam budaya politik Indonesia. Sila keempat Pancasila yang berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan ditengarai berasal dari semangat demokrasi Minangkabau, yang mana rakyat/masyarakatnya hidup di tengah-tengah permusyawaratan yang terwakilkan.

[sunting]Harta pusaka

Dalam budaya Minangkabau terdapat dua jenis harta pusaka, yakni harta pusaka tinggi dan harta pusaka rendah. Harta pusaka tinggi merupakan warisan turun-temurun dari leluhur yang dimiliki oleh suatu keluarga atau kaum, sedangkan harta pusaka rendah merupakan hasil pencaharian seseorang yang diwariskan menurut hukum Islam.
Harta pusaka tinggi adalah harta milik seluruh anggota keluarga yang diperoleh secara turun temurun melalui pihak perempuan. Harta ini berupa rumah, sawah, ladang, kolam, dan hutan. Anggota kaum memiliki hak pakai dan biasanya pengelolaan diatur oleh datuk kepala kaum. Hak pakai dari harta pusaka tinggi ini antara lain; hak membuka tanah, memungut hasil, mendirikan rumah, menangkap ikan hasil kolam, dan hak menggembala.
Harta pusaka tinggi tidak boleh diperjualbelikan dan hanya boleh digadaikan. Menggadaikan harta pusaka tinggi hanya dapat dilakukan setelah dimusyawarahkan di antara petinggi kaum, diutamakan di gadaikan kepada suku yang sama tetapi dapat juga di gadaikan kepada suku lain.
Tergadainya harta pusaka tinggi karena empat hal:
  • Gadih gadang indak balaki (perawan tua yang belum bersuami)
Jika tidak ada biaya untuk mengawinkan anak wanita, sementara umurnya sudah telat.
  • Mayik tabujua di ateh rumah (mayat terbujur di atas rumah)
Jika tidak ada biaya untuk mengurus jenazah yang harus segera dikuburkan.
  • Rumah gadang katirisan (rumah besar bocor)
Jika tidak ada biaya untuk renovasi rumah, sementara rumah sudah rusak dan lapuk sehingga tidak layak huni.
  • Mambangkik batang tarandam (membongkar kayu yang terendam)
Jika tidak ada biaya untuk pesta pengangkatan penghulu (datuk) atau biaya untuk menyekolahkan seorang anggota kaum ke tingkat yang lebih tinggi.
[sunting]Kontroversi Hukum Islam
Menurut hukum Islam, harta haruslah diturunkan sesuai dengan faraidh yang sudah diatur pembagiannya antara pihak perempuan dan laki-laki. Namun di Minangkabau, seluruh harta pusaka tinggi diturunkan kepada anggota keluarga perempuan dari garis keturunan ibu. Hal ini menimbulkan kontoversi dari sebagian ulama.
Ulama Minangkabau yang paling keras menentang pengaturan harta pusaka tinggi yang tidak mengikuti hukum waris Islam adalah Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Syeikh Tahir Jalaluddin Al-Azhari, dan Agus Salim.[9] Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, imam dan khatib Masjidil Haram Mekkah, menyatakan bahwa harta pusaka tinggi termasuk harta syubhat sehingga haram untuk dimanfaatkan. Beliau konsisten dengan pendapatnya itu dan oleh sebab itulah ia tidak mau kembali ke ranah Minang.[10] Sikap Abdul Karim Amrullah berbeda dengan ulama-ulama di atas. Beliau mengambil jalan tengah dengan memfatwakan bahwa harta pusaka tinggi termasuk kategori wakaf, yang boleh dimanfaatkan oleh pihak keluarga namun tidak boleh diperjualbelikan.

[sunting]B. Seni

[sunting]Arsitektur


Masjid Raya Sumatera Barat yang desainnya mengikuti tipologi arsitektur Minangkabau
Arsitektur Minangkabau merupakan bagian dari seni arsitektur khas Nusantara, yang wilayahnya merupakan kawasan rawan gempa. Sehingga banyak rumah-rumah tradisionalnya yang berbentuk panggung, menggunakan kayu dan pasak, serta tiang penyangga yang diletakkan di atas batu tertanam. Namun ada beberapa kekhasan arsitektur Minangkabau yang tak dapat dijumpai di wilayah lain, seperti atap bergonjong. Model ini digunakan sebagai bentuk atap rumah, balai pertemuan, dan kini juga digunakan sebagai bentuk atap kantor-kantor di seluruh Sumatera Barat. Di luar Sumatera Barat, atap bergonjong juga terdapat pada kantor perwakilan Pemda Sumatera Barat di Jakarta, serta pada salah satu bangunan di halaman Istana Seri Menanti, Negeri Sembilan. Bentuk gonjong diyakini berasal dari bentuk tanduk kerbau, yang sekaligus merupakan ciri khas etnik Minangkabau.

[sunting]Masakan

Lihat pula: Masakan Minangkabau dan Masakan Padang
Memasak makanan yang lezat merupakan salah satu budaya dan kebiasaan masyarakat Minangkabau. Hal ini dikarenakan seringnya penyelenggaraan pesta adat, yang mengharuskan penyajian makanan yang nikmat. Masakan Minangkabau tidak hanya disajikan untuk masyarakat Minangkabau saja, namun juga telah dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh Nusantara. Orang-orang Minang biasa menjual makanan khas mereka seperti rendang, asam pedas, soto padang, sate padang, dan dendeng balado di rumah makan yang biasa dikenal dengan Restoran Padang. Restoran Padang tidak hanya tersebar di seluruh Indonesia, namun juga banyak terdapat di Malaysia, Singapura, Australia, Belanda, dan Amerika Serikat.[11] Rendang salah satu masakan khas Minangkabau, telah dinobatkan sebagai masakan terlezat di dunia.[12][13]
Masakan Minangkabau merupakan masakan yang kaya akan variasi bumbu. Oleh karenanya banyak dimasak menggunakan rempah-rempah seperti cabai, serai, lengkuas, kunyit, jahe, bawang putih, dan bawang merah. Kelapa merupakan salah satu unsur pembentuk cita rasa masakan Minang. Bahan utama masakan Minang antara lain daging sapi, daging kambing, ayam, ikan, dan belut. Orang Minangkabau hanya menyajikan makanan-makanan yang halal, sehingga mereka menghindari alkohol dan lemak babi. Selain itu masakan Minangkabau juga tidak menggunakan bahan-bahan kimia untuk pewarna, pengawet, dan penyedap rasa. Teknik memasaknya yang agak rumit serta memerlukan waktu cukup lama, menjadikannya sebagai makanan yang nikmat dan tahan lama.

[sunting]Literasi


Aksara Minangkabau
Masyarakat Minangkabau telah memiliki budaya literasi sejak abad ke-12. Hal ini ditandai dengan ditemukannya aksara Minangkabau. Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah merupakan salah satu literatur masyarakat Minangkabau yang pertama. Tambo Minangkabau yang ditulis dalam Bahasa Melayu, merupakan literatur Minangkabau berupa historiografi tradisional. Pada abad pertengahan, sastra Minangkabau banyak ditulis menggunakan Huruf Jawi. Di masa ini, sastra Minangkabau banyak yang berupa dongeng-dongeng jenaka dan nasehat. Selain itu ada pula kitab-kitab keagamaan yang ditulis oleh ulama-ulama tarekat. Di akhir abad ke-19, cerita-cerita tradisional yang bersumber dari mulut ke mulut, seperti Cindua Mato, Anggun Nan Tongga, dan Malin Kundang mulai dibukukan.
Pada abad ke-20, sastrawan Minangkabau merupakan tokoh-tokoh utama dalam pembentukan bahasa dan sastra Indonesia. Lewat karya-karya mereka berupa novel, roman, dan puisi, sastra Indonesia mulai tumbuh dan berkembang. Sehingga novel yang beredar luas dan menjadi bahan pengajaran penting bagi pelajar di seluruh Indonesia dan Malaysia, adalah novel-novel berlatarbelakang budaya Minangkabau. Seperti Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, Merantau ke Deli dan Di Bawah Lindungan Ka'bah karya Hamka, Salah Asuhan karya Abdul Muis, Sitti Nurbaya karya Marah Rusli, dan Robohnya Surau Kami karya Ali Akbar Navis. Budaya literasi Minangkabau juga melahirkan tokoh penyair seperti Chairil Anwar, Taufiq Ismail dan tokoh sastra lainnya Sutan Takdir Alisjahbana.

[sunting]Pantun dan pepatah-petitih

Dalam masyarakat Minangkabau, pantun dan pepatah-petitih merupakan salah satu bentuk seni persembahan dan diplomasi yang khas. Pada umumnya pantun dan pepatah-petitih menggunakan bahasa kiasan dalam penyampaiannya.[14] Sehingga di Minangkabau, seseorang bisa dikatakan tidak beradat jika tidak menguasai seni persembahan. Meski disampaikan dengan sindiran, pantun dan pepatah-petitih bersifat lugas. Di dalamnya tak ada kata-kata yang ambigu dan bersifat mendua. Budaya pepatah-petitih, juga digunakan dalam sambah-manyambah untuk menghormati tamu yang datang. Sambah-manyambah ini biasa digunakan ketika tuan rumah (si pangka) hendak mengajak tamunya makan. Atau dalam suatu acara pernikahan, ketika pihak penganten wanita (anak daro) menjemput penganten laki-laki (marapulai).
Selain berkembang di Sumatera Barat, pantun dan pepatah-petitih Minangkabau juga mempengaruhi corak sastra lisan di Riau dan Malaysia.[15]
Contoh[16] :

Ukiran Minangkabau di dinding luar bagian depan Rumah Gadang
  1. Anak dipangku, kamanakan dibimbiang (Artinya : anak diberikan nafkah dan disekolahkan, serta kemenakan dibimbing untuk menjalani kehidupannya)
  2. Duduak marauk ranjau, tagak meninjau jarak (Artinya : hendaklah mengerjakan hal-hal yang bermanfaat, dan jangan menyia-nyiakan waktu)
  3. Dima rantiang dipatah, disinan sumua digali (Artinya : dimana kita tinggal, hendaklah menjunjung adat daerah setempat)
  4. Gadang jan malendo, cadiak jan manjua (Artinya : seorang pemimpin jangan menginjak anggotanya, sedangkan seorang yang cerdik jangan menipu orang yang bodoh)
  5. Satinggi-tinggi tabang bangau, babaliaknyo ka kubangan juo (Artinya : sejauh-jauh pergi merantau, di hari tua akan kembali ke kampung asalnya)

[sunting]Ukiran

Masyarakat Minangkabau sejak lama telah mengembangkan seni budaya berupa ukiran, pakaian, dan perhiasan. Seni ukir dahulunya dimiliki oleh banyaknagari di Minangkabau. Namun saat ini seni ukir hanya berkembang di nagari-nagari tertentu, seperti Pandai Sikek. Kain merupakan media ukiran yang sering digunakan oleh masyarakat Minang. Selain itu ukiran juga banyak digunakan sebagai hiasan Rumah Gadang. Ukiran Rumah Gadang biasanya berbentuk garis melingkar atau persegi, dengan motif seperti tumbuhan merambat, akar yang berdaun, berbunga dan berbuah. Pola akar biasanya berbentuk lingkaran, akar berjajaran, berhimpitan, berjalinan dan juga sambung menyambung. Cabang atau ranting akar berkeluk ke luar, ke dalam, ke atas dan ke bawah. Disamping itu motif lain yang dijumpai dalam ukiran Rumah Gadang adalah motif geometri bersegi tiga, empat, dan genjang. Jenis-jenis ukiran Rumah Gadang antara lain kaluak paku, pucuak tabuang, saluak aka, jalo, jarek, itiak pulang patang, saik galamai, dan sikambang manis.

[sunting]Tarian

Tari-tarian merupakan salah satu corak budaya Minangkabau yang sering digunakan dalam pesta adat ataupun perayaan pernikahan. Tari Minangkabau tidak hanya dimainkan oleh kaum perempuan tapi juga oleh laki-laki. Ciri khas tari Minangkabau adalah cepat, keras, menghentak, dan dinamis. Adapula tarian yang memasukkan gerakan silat ke dalamnya, yang disebut randai. Tari-tarian Minangkabau lahir dari kehidupan masyarakat Minangkabau yang egaliter dan saling menghormati. Dalam pesta adat ataupun perkawinan, masyarakat Minangkabau memberikan persembahan dan hormat kepada para tamu dengan tari-tarian. Jenis tari Minangkabau antara lain: Tari Piring, Tari Payung, Tari Pasambahan, dan Tari Indang.

Pengakuan Super Star Sepak Bola Terhadap Kehebatan Lionel Messi


Pengakuan Super Star Sepak Bola Terhadap Kehebatan Lionel Messi


Pele Dukung Messi Jadi Legenda
Legenda sepak bola dunia asal Brasil Pele mengagumi permainan Lionel Messi yang membantu Barcelona meraih treble. Menurut Pele, Messi berhak meraih gelar Pemain Terbaik Dunia FIFA tahun ini.
Selain tiga gelar utama, La Liga, Piala Spanyol, dan Liga Champions, Messi juga membantu Barcelona meraih dua gelar minor yakni Piala Super Eropa, dan Piala Super Spanyol.
“Setelah memberikannya kepada Ronaldinho, Kaka, dan Cristiano Ronaldo, sekarang saat yang tepat untuk memberikannya kepada Messi,” tutur Pele, menurut Sport.
Rivaldo :  Messi Ditakdirkan Jadi Legenda Sepak Bola
Rivaldo,mengkomentari Messi yang diprediksikan semua kalangan akan menjadi legenda sepak bola baik di Barca maupun di dunia, Rivaldo yang pernah meraih gelar Pemain Terbaik FIFA dan Ballon d’Or tahun 1999 merasa Messi dilahirkan untuk itu.
Menurut Rivaldo, Messi memiliki semua yang ada dalam dirinya untuk menjadi legenda sepanjang masa.
“Dia (Messi) sangat muda dan terlihat memiliki semua dari apa yang telah dia dapatkan. Dengan talenta dan usianya, dia ditakdirkan menjadi pemain legendaris,” kata Rivaldo seperti dikutip Sport.
“Kondisi fisik dan tehniknya sangat special, itulah sebabnya dia sangat bagus. Dia tidak terhentikan.
Cassano: Messi di Atas CR7 dan Maradona !
Pemain Kunci Sampdoria Antonio Cassano, menyebut Lionel Messi sebagai Pemain Terhebat dalam Sejarah Sepak Bola. Cassano menilai Lionel Messi lebih Hebat daripada Cristiano Ronaldo.
Selain memilih Messi sebagai pemain terhebat di dunia, Cassano yakin dengan kemampuan yang dimiliki Messi saat ini. Berikut komentar Cassano pada saat menjelang Final Liga Champion 2009 :
” Saya tidak akan mendukung kedua tim, tapi dalam pertandingan itu pemain terhebat dalam sejarah sepak bola akan bermain, dia adalah Lionel Messi “
Saya belum pernah melihat pemain seusianya bermain seperti apa yang ia lakukan. Saya berharap Barcelona memenangkan Liga Champions, dengan cara itu Messi akan memenangkan Ballon d’Or,? sambung pemain Sampdoria ini.
Bahkan mantan pemain Real Madrid dan AS Roma ini menyebutkan Messi berada di atas legenda sepak bola Argentina Diego Armando Maradona.
Maradona ? Ia membuat sejarah juga, tetapi Messi adalah pemain terhebat yang pernah saya lihat. Maradona bermain di era yang berbeda, lebih sulit bermain untuk bermain di saat sekarang, tutur Cassano.
Veron : Messi Terbaik di Dunia
bagi Playmaker Argentina Juan Sebastian Veron, Lionel Messi merupakan Pemain Terbaik Dunia saat ini. Mantan pemain Manchester United ini menyatakan ‘Messiah’ merupakan pemain terbaik di Dunia saat ini.
“Hari ini, Messi pemain terbaik di dunia dan ketika Anda memiliki pemain yang memiliki karakteristik, logis bagi semua orang selalu menyaksikan dia bermain. Dia tahu bagaimana memainkan peran dia,” ujar Veron kepada Tyc Sports.
Veron yakin, superstar El Barca itu berkembang menjadi dewasa dalam dua tahun terakhir, karena dia bisa belajar dari pengalaman.
Kaka Anggap Messi Lebih Jago
Ricardo Kaka tidak setuju dengan pendapat Pele yang menyatakan dirinya lebih Hebat ketimbang Lionel Messi.
Pele megucapkan pujiannya kepada Kaka untuk mendukung yuniornya itu dalam pemilihan pemain sepak bola terbaik versi FIFA.
“Saya telah memenangkannya, Cristiano memenangkannya tahun lalu. Saya harap dapat memenangkannya lagi. Tetapi, tentu, saya sangatmenghormati opini Pele,” ujar Kaka.
Mantan bintang AC Milan itu menyatakan kekagumannya terhadap pesaingnya, Messi, yang dianggap sebagai pemain sepak bola yang memiliki skill yang lengkap. Dengan kemampuannya, Messi juga telah memberikan musim yang indah bagi Barcelona tahun lalu.
“Saat ini Messi adalah yang terbaik. Itu yang sesungguhnya,” ucap Kaka.
“Saya mengatakan ini karena, dalam sepak bola, Anda hanya sementara dan dia telah memenangkan banyak hal dengan Barcelona selama 12 bulan dan menjadi yang terbaik,” sambungnya.[-]
Pada Messi, Maradona Melihat Dirinya Sendiri
Sebuah pengakuan jujur akhirnya meluncur dari Mulut Legenda Hidup Sepak Bola yang juga Pelatih Tim Nasional Argentina Diego Armando Maradona. El Pelusa mengakui jika Lionel Messi mengingatkan dirinya sendiri saat menuai suksesnya bersama Napoli dan Timnas Argentina.
‘Si Tangan Tuhan’ akhirnya menyatakan ‘Messias’ layak untuk dibandingkan dengan dirinya.
“Tidak masalah dia dibandingkan dengan saya. Dia tidak pernah kelihatan bola, dia mengingatkan saya pada diri saya sendiri,” ujar Maradona kepada TyC Sports di Santa Cruz de la Sierra, Bolivia.
“Leo pemain yang luar biasa. Dia tenang, tapi ketika dia harus mengatakan sesuatu, dia mengatakannya semua. Di lapangan, dia membuktikan kemampuannya sebagai salah satu yang terhebat, dan berharap akan seperti itu, bagi dia, terus berkembang untuk kebaikan tim,” imbuh Maradona.
Maradona menyebutkan, Messi bermain di level berbeda untuk standar sepak bola yang tinggi.
“Apa yang dia lakukan ketika mendapatkan bola, sepertinya tidak mungkin, karena dengan kecepatan yang dia miliki, tapi dia bisa melakukannya,” katanya.
“Leo, pemain yang fenomenal,” tegas Maradona.
Komentar lainnya :
Aleksander Hleb dan Arjen Robben : “Messi adalah Pesepak Bola dari Planet lain
Daniel Alves : “Messi adalah Dewa Kecil Sepak Bola
”

5 Fakta Menarik dari Seorang Messi saat Masih Kecil


Selain membawa Barcelona menjuarai Liga Champion untuk keempat kalinya, Messi juga mencatatkan diri sebagai top skorer Liga Champion tiga tahun berturut-turut. Messi memang identik dengan rekor dalam sepakbola. Saat ini ia dianggap sebagai salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Berikut 5 fakta unik masa kecil messi:


1. Ibu Messi, Celia mengatakan bahwa Messi tidak tertarik dengan sepakbola saat Messi diminta untuk bergabung dengan klub lokal Grandoli.


Messi dan Celia


2. Messi anak yang pintar. Saat belajar di General Las Heras, guru-guru Messi mengatakan bahwa pemain bernomor punggung 10 tersebut sangat menyukai matematika. Ia juga tidak bermasalah dengan mata pelajaran lain. Saat berumur 11 tahun, Messi mendapatkan nilai 10 untuk pelajaran Matematika, bahasa Spanyol dan IPA.


Messi dan teman-teman sekolahnya


3. Saat pertama kali bergabung dengan Newell’s Old Boy, Messi ditempatkan sebagai sweeper oleh pelatih Gabriel Digerolamo.


Messi saat di Newell’s Old Boy


4. Messi dikenal sebagai pemain yang sangat rendah hati, tidak pernah mengeluh dan tak pernah berkelahi. Ia juga pernah ditempatkan sebagai gelandang bertahan oleh pelatih Ernesto Vecchio (Newell’s Old Boy).


Ernesto Vecchio, pelatih yang melihat potensi Messi sebagai penyerang meskipun sebelumnya ia menempatkan Messi sebagai gelandang bertahan.


5. Messi mulai melakukan terapi hormon sejak Januari 1998, Ia membutuhkan injeksi setiap hari. Awalnya hal itu dilakukan oleh ibunya, namun lama kelamaan Messi yang melakukan sendiri. Hasilnya setiap 3 bulan, Messi membutuhkan celana dan sepatu baru.


Messi bersama rekan-rekan satu timnya

Sejarah Gemilang Lionel Messi Di Barcelona




Foto : vm/www.liputan6.com

(Vibizmedia - Barcelona) Tak ada yang memungkiri jika perjalanan karier Lionel Messi bersama Barcelona sangat mengesankan. Berbagai gelar juara prestisius, baik secara tim maupun personal, sudah digondol. Tapi, tahukah Anda jika perjalanan kariernya itu diawali dari secarik kertas serbet?

Benar. Kejadiannya lebih dari satu dekade lalu ketika Messi baru berusia 13 tahun. Saat itu Messi hanya seorang bocah kecil kerempeng dengan talenta besar berharap bisa mendapatkan kontrak dari Barcelona.

“Serbet itulah yang saya yakini dan juga kolega lain yang telah mengubah sejarah Barcelona,” kata Horacio Gagglioli yang bertindak selaku makelar dari urusan transfer Messi ke Barca. “Jika tidak ada serbet itu, Leo—panggilan akrab Messi—mungkin akan bermain di klub lain.”

Messi menjalani ujian pertama dengan Barca pada September 2000. Messi datang dengan tinggi tubuh di bawah rata-rata, tetapi selalu mampu memainkan bola dengan ciamik di kakinya. Bocah kecil asal Argentina itu memesona Carles Rexach yang ketika itu menjabat Sekretaris Teknik Barca.

Beberapa bulan kemudian, ketika sampai pada keputusan akhir, Rexach dan pelatih beserta jajarannya membuat kontrak informal tanda niat bulat Barca mengontrak Messi dan akan meluluskan permintaan Jorge, ayah dari Messi. Nah saat itu, bertempat di klub tenis Barcelona, pengurus klub tidak menyiapkan kertas khusus. Jadilah dimanfaatkan kertas serbet untuk menyampaikan maksud bertepatan pada 14 Desember 2000.

Sejak saat itu dan setelah menandatangani kontrak profesional, pemain berjuluk Si Kutu itu menjelma menjadi pemain top dunia. Messi yang baru 24 tahun difavoritkan merebut trofi Ballon d’Or untuk ketiga kalinya berturut-turut, menyamai legenda Prancis Michel Platini. Dia mencetak 53 gol musim lalu dan 31 gol sejauh musim ini, membuatnya hanya terpaut 25 gol untuk menyamai rekor gol klub yang dipegang Cesar Rodriguez.

Trofi bersama Azulgrana tak kalah berjejer. Messi membawa klub dari Katalunya itu menjuarai Liga Champions sebanyak tiga kali, lima trofi La Liga, sepasang Piala Dunia Antarklub, lima Piala Super Spanyol, dan sebuah Copa del Rey sejak memulai debutnya pada Oktober 2004 pada usia 17 tahun 114 hari. Messi pun dibanding-bandingkan denga Pele, Diego Maradona, dan Alfredo Di Stefano, pesepakbola legendaris sepanjang masa.

Permintaan ayah Messi yakni Barcelona membiayai pengobatan hormon pertumbuhan yang mengganggu pertumbuhan badan anaknya. Menurut Gaggioli, River Plate sejatinya memiliki kesempatan menggaet Messi, hanya saja tak sanggup meluluskan permintaan Jorge.

Sedangkan serbet bersejarah itu hingga kini tetap berada di tangan Gaggioli. Serbet itu dilaminating dan disimpan dalam kotak deposit di sebuah bank, bukannya berada di museum Barcelona. Gaggioli mengatakan, museum Barcelona memang tempat yang seharusnya dan dia siap memberikannya sebagai koleksi bersejarah dengan cuma-cuma.

10 pemain terbaik sepanjang masa


Stadion Sepak Bola -  Dunia sepak bola seolah tidak pernah lelah melahirkan pemain terbaiksetiap masanya. Dari sekian banyak pemain terbaik tersebut mungkin sulit untuk menentukan siapa yang berhak menyandang status 10 pemain sepak bola terbaik sepanjang masa. Tapi, tidak ada salahnya jika kami mencoba menyusun 10 peringkat terbaik tersebut. Penilaian peringkat bagi yang terbaik ini tidak serta merta di dasari dari skil yang mereka miliki tetapi juga melihat dari segi kontribusi yang di berikannya kepada klub secara khusus dan dunia sepak bola secara umum.

Berdasarkan kriteria tersebutlah makanya kami memasukkan nama Claude Makelele di deretan 10 besar pemain terbaik tersebut. Untuk lebih jelasnya siapa saja pemain yang masuk daftar, berikut adalah 10 pemain terbaik sepanjang masa versi Stadion Sepak Bola.

1. Pele
Meletakkan nama Pele sebagai pemain terbaik di dunia sepanjang masa tentu memiliki alasan khusus. Meski sang pemain telah lama mundur dari dunia sepak bola namun prestasi yang telah dia raih tidak akan pernah di lupakan. Tiga gelar juara dunia bersama Brazil (Brasil) di empat kesempatan tampil adalah bukti betapa hebatnya seorang Pele,  di tambah lagi dengan koleksi lebih dari 1.000 gol yang ia ciptakan selama menjadi pemain sepak bola.

2. Maradona
Diego Armando Maradona itulah nama lengkap sang pemain, memiliki postur tubuh yang oleh sebagian pengamat tidak ideal untuk menjadi pemain bola, Maradona justru mampu mengeksploitasi kekurangannya tersebut menjadi sebuah kelebihan. Meraih gelar Scudettobersama Napoli seorang diri adalah salah satu bukti kehebatan sang pemain. Pemain bertubuh gempal ini semakin di kenal dunia berkat dua gol nya ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986, selain mencatatkan gol yang ia buat menjadi salah satu gol terbaik sepanjang sejarah pargelaran Piala Dunia dia juga menghadirkan kontroversi di laga tersebut yang tidak pernah di lupakan hingga saat ini yakni Gol Tangan Tuhan
3. Zinedine Zidane
Satu gelar Piala Eropa dan satu gelar Piala Dunia sudah di sumbangkan oleh sang pemain bagi negaranya Prancis. Selain itu, sang pemain juga sukses ketika membawa nama klub dengan meraih berbagai macam trofi baik ketika memberla Juventus maupun Real Madrid. Pengukuhan Zizou, begitu ia disapa, adalah ketika dia mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dunia versi FIFA pada tahun 1998, 2000, dan 2003.
4. Lionel Messi
Munculnya nama La Pulga di urutan ke-empat mungkin menimbulkan tanda tanya bagi pembaca, namun bagi kami penempatan Messi di posisi ini adalah pilihan terbaik. Meski masih berusia muda, Lionel Messi telah meraih semua gelar yang tersedia di level klub bersama Barcelona. Selain itu hingga saat ini, Messi telah di tetapkan sebagai pemain tersubur El Barca sepanjang sejarah. Pengakuan akan kehebatan sang pemain terlihat ketika dia mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik dunia selama tiga tahun berturut-turut(2010, 2011, dan 2012).
5. Johan Cruff
Pemain yang menjadi pengendali dari sirkus Total Football di tim nasional Belanda serta di klub yang ia bela Ajax Amsterdam adalah seorang pemain sepak bola paling berbakat di eranya bahkan sepanjang masa. Menjadi pemimpin Ajax ketika klub tersebut merajai Eropa di tahun 70-an dan di akhir dengan penampilan menghibur tim nasional Belandi di Piala Dunia 1974.
6. Ryan Giggs
Manchester United adalah Sir Alex Ferguson, itu adalah fakta yang sulit terbantahkan. Namun, jika menunjuk satu pemain yang memberikan segalanya bagi Setan Merah dia adalah Ryan Joseph Giggs. Dedikasinya untuk klub tidak bisa di saingi oleh pemain manapun, lebih dari 2 dasawarsa telah ia habiskan untuk membela panji Setan Merah dan tentunya di barengi dengan berbagai gelar yang telah ia raih. Role mode bagi para pemain muda bahwa loyalitas lebih bernilai di bandingkan materi.
7. Paolo Maldini
Di saat semua pemain berlomba untuk mendapatkan bayaran yang lebih tinggi, namun Paolo Maldini justru memilih untuk tetap setia mengawal lini pertahanan AC Milan. Memulai debut profesional dan mengakhirnya karir profesionalnya di satu klub adalah bukti betapa loyalnya sang pemain terhadap klub. Penempatan Maldini di deretan 10 pemain terbaik sepanjang masa adalah karena loyalitasnya yang belakangan ini telah leyap dari dunia sepak bola profesional.
83 juta Euro itulah harga sang pemain saat berpindah dari Man. Utd ke Real Madrid dan meletakkan namanya sebagai pemain dengan nilai transfer terbesar sepanjang sejarah. Namun, munculnya nama sang pemain di deretan pemain terbaik bukan karena harga tapi murni karena kualitas yang ia miliki. Kualitas yang kita bicarakan apa lagi kalau bukan tentang naluri sang pemain dalam urusan merobek jala lawan. Tercatat hingga saat ini, dia adalah pemain pertama di La Liga Spanyol yang mampu mencetak lebih dari 40 gol dalam satu musim kompetisi.
9. George Best
Pendribble bola terbaik yang pernah lahir di masanya bahkan yang terbaik yang pernah di miliki oleh Inggris itulah deskripsi singkat mengenai sang pemain. Kombinasu antara kecepatan, keseimbangan, dan kemampuan melesatkan gol dari kedua kaki yang sama baiknya menjadikan Best sebagai penyerang yang paling di takuti oleh parang pemain belakang mana pun pada saat itu.

10. Claude Makelele
"Makelele Rules," penah mendengar istilah tersebut ? Itu adalah bukti betapa sang pemain sangat menguasai posisi yang ia tempati yakni gelandang bertahan. Bermain di posisi "kotor" ini tidak membuat Makelele tidak mendapatkan pemberitaan dari media masa justru berkat kontribusi yang ia berikan dari posisi yang di tempatinya itulah ia menjadi contoh bagi para pemain lainnya yang berposisi sejenis.

Demikianlah daftar 10 pemain sepak bola terbaik sepanjang masa yang bisa kami sampaikan. Mungkin dari 10 pemain di atas ada yang tidak sesuai dengan pendapat Anda namun itulah para pemain yang kami anggap sebagai terbaik dari yang terbaik.
Terima kasih atas kunjungannya dan semoga bermanfaat.